Menggandeng lebih dari 70 peserta pameran dari berbagai negara di Asia, ArtMoments Jakarta 2026 kembali menempatkan Jakarta sebagai salah satu titik penting dalam percakapan seni kontemporer di kawasan.
Digelar pada 4–7 Juni 2026 di Agora Ballroom, edisi tahun ini mengusung tema “Offerings”, yang memandang seni bukan sekadar objek visual, melainkan gestur pemberian yang membuka ruang bagi dialog, emosi, dan pertukaran makna antara seniman dan publik. Dalam pengalaman art fair yang terus berevolusi, ArtMoments Jakarta 2026 membaca ulang peran presentasi karya sebagai ruang pertemuan, di mana karya tidak hanya dilihat, tetapi juga dipahami sebagai bagian dari relasi yang lebih luas antara ide, waktu, dan manusia.

Sambutan dari Sendy Widjaja, Co-Founder dan Fair Director ArtMoments Jakarta, menegaskan tema “Offerings” sebagai cara membaca seni sebagai tindakan berbagi yang membawa makna di luar nilai estetikanya, sekaligus memperluas posisi art fair sebagai ruang dialog yang terus berkembang.
Momen pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan karya Sajja dari Henri Affandi, yang menghadirkan pendekatan reflektif terhadap proses berkesenian sebagai bentuk pengabdian, di mana kerja dan penciptaan diperlambat menjadi sebuah gestur yang menyerupai persembahan.
Melalui visi kuratorial yang dipimpin oleh Jeong Ok Jeon, ArtMoments Jakarta 2026 menawarkan pengalaman lintas generasi dan lintas medium yang mempertemukan warisan seni modern Asia Tenggara dengan praktik kontemporer, membentuk ruang yang terbuka untuk pertukaran, keterhubungan, dan cara pandang baru terhadap seni hari ini. Karya-karya dari seniman lintas negara dan generasi hadir dalam satu rangkaian yang saling terhubung, mempertemukan sejarah seni dan praktik kontemporer dalam percakapan yang terbuka dan tidak dibatasi satu alur tunggal.