Be Grateful

Common Sense

 

Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah posting dari salah seorang teman saya yang baru saja berulang tahun ke-42, atau yang saat ini sedang tren disebut dengan remaja vintage. Dalam posting itu ia mengatakan “Yang telah Tuhan kasih, jauh lebih banyak dari yang belum dikasih, be grateful” dalam bahasa tulisan yang sederhana, namun maknanya cukup menampar banyak orang yang selalu merasa kurang dengan apa yang telah ia capai.

 

Manusia pada umumnya selalu merasa kurang dengan apa yang telah dimilikinya, hingga tanpa sadar, terus berlari untuk mengejar semua yang diinginkannya. Melupakan waktu, melupakan sekelilingnya dan hanya berfokus kepada ambisi yang merajai nafsunya. Sehingga lupa kapan harus menahan ego, karena ketika semua terpaku pada ego maka, apa yang telah dicapai pun, tidak mempunyai makna khusus. Itulah yang menyebabkan manusia lupa untuk bersyukur.

 

Sesungguhnya apa arti kata bersyukur itu? Bersyukur merupakan sikap mental, lisan, dan perbuatan untuk mengakui, menerima, serta menghargai setiap nikmat, kebaikan, atau karunia yang diterima dalam hidup. Artinya dengan kita dapat mengakui dan menerima itu, maka sama halnya dengan kita menjaga kesehatan diri kita. Karena dengan bersyukur kita turut memelihara kesehatan mental dan emosional, yang mana membantu menurunkan stres, mengurangi kecemasan, meningkatkan rasa bahagia, dan memperbaiki kualitas tidur.

 

Disisi lain kita turut menjaga Kesehatan fisik, mulai dari menjaga kestabilan tekanan darah hingga mendukung sistem kekebalan tubuh (imun). Selain itu dengan bersyukur kita akan lebih mendapat ketenangan batin dan membuka pintu kebaikan yang lebih luas sesuai panduan spiritual.

 

Tentu melatih diri agar dapat terus merasa bersyukur itu bukanlah suatu yang mudah. Tak hanya semudah dengan hanya dilafalkan, tetapi bagimana caranya kita agar dapat terus memiliki rasa itu. Karena bersyukur itu adalah Pelajaran sepanjang waktu dan butuh jam terbang untuk terus dapat merasa bersyukur.

 

Mungkin ini adalah sebagian kecil cara yang dapat diterapkan agar kita dapat terus merasa bersyukur, pertama mulailah dengan membuat jurnal syukur dan mencatat hal-hal kecil yang terjadi hari ini sebelum tidur. Lalu selalu melihat ke bawah, untuk meninjau kondisi orang yang kurang beruntung dalam hal materi atau kesehatan agar tidak mudah merasa kurang. Lalu selalu fokus pada proses, agar ketika kita menerima momen sulit, kita melihatnya sebagai pelajaran dan tidak membandingkan hidup dengan orang lain.

 

Dengan selalu merasa bersyukur kita akan lebih mudah menerima kektidaksempurnaan dalam hidup. Karena yang sempurna itu justru tidak akan mengajarkan kita mengenai arti hidup di dunia yang sebenarnya.

 

Foto oleh : Cottonbro Studio – Pexels.com