Aesop Women’s Library hadir di Jakarta untuk pertama kalinya melalui Art Jakarta 2026 yang berlangsung pada 2-4 Oktober 2026. Kehadiran perpustakaan ini menjadi bagian dari langkah Aesop menjelang pembukaan toko pertamanya di Indonesia, yang akan berlokasi di Plaza Senayan dan ASHTA District 8. Inisiatif ini membawa literatur ke dalam ruang seni sekaligus memperkenalkan beragam karya yang mengangkat kisah tentang perempuan.
.png)
Mengambil tema "Body of Work: from pulse to page," Aesop Women’s Library mengeksplorasi hubungan antara tubuh, identitas, dan pengalaman perempuan melalui tulisan. Tema ini menyoroti kisah-kisah yang kerap luput dari perhatian, serta bagaimana pengalaman tersebut berperan dalam membentuk cara seseorang memahami dirinya dan dunia di sekitarnya. Melalui buku, berbagai perspektif ini dapat dijumpai dan dipahami dari sudut pandang yang lebih luas.
Untuk edisi kali ini, Aesop memilih tujuh judul buku karya penulis perempuan yang tersedia dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Koleksi ini turut mencakup terbitan dari penerbit lokal, termasuk Gramedia, dengan beragam sudut pandang mengenai kehidupan dan pengalaman perempuan. Pilihan tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menemukan cerita yang dekat dengan pengalaman sehari-hari maupun perspektif yang mungkin belum pernah mereka kenal sebelumnya.
.png)
Selama Art Jakarta 2026 berlangsung, pengunjung dapat membaca buku-buku yang tersedia dan membawa pulang pilihannya secara gratis, selama persediaan masih ada. Akses ini menjadi bagian penting dari inisiatif Aesop, yang menempatkan buku sebagai sarana untuk mempertemukan pembaca dengan suara dan gagasan dari berbagai latar belakang. Dengan demikian, perpustakaan ini tidak hanya menjadi tempat untuk menemukan bacaan, tetapi juga ruang untuk mengenal pengalaman perempuan melalui karya sastra.
Sejak diluncurkan tahun 2021, Aesop Women’s Library telah mendistribusikan lebih dari 160.000 buku di berbagai negara. Inisiatif ini terus membuka akses terhadap karya penulis perempuan dan memperluas jangkauan cerita yang layak mendapat perhatian. Kehadirannya di Jakarta meneruskan upaya tersebut dengan mempertemukan literatur, seni, dan pembaca dalam satu kesempatan yang sama.
Foto: Dok. L'Oréal Indonesia & Art Jakarta 2026