Wanita Anggun di TANGAN yang Tepat

Beastie Vanity

 

Kebaya selain menjadi busana nasional, sekaligus menjadi identitas bagi wanita Indonesia. Keanggunannya akan selalu terpancar sekalipun dari wujud awalnya telah mengalami banyak modifikasi sesuai kemajuan jaman. Kiranya kalimat tersebutlah yang dapat mewakili rangkaian kebaya yang dirancang oleh label TANGAN Privé.

 

Di pertengahan minggu lalu, lini yang awalnya dikenal dengan pakaian ready-to-wear dalam label utama TANGAN dengan garis desain yang eksploratif. Menggelar pameran instalasinya yang bekerjasama dengan Stupa Caspea. Acara yang diadakan di The Gallery – The Dharmawangsa Jakarta ini menampilkan ragam kebaya yang dapat dipesan langsung untuk hari spesial sang peminatnya. Apakah untuk dikenakan saat pernikahan, atau pun hari besar lainnya.

Rangkaian kebaya dalam palet warna pastel dipadukan dengan kain batik Kudus yang diperkaya dengan beading dan mengisi setiap garis dan motif. Sementara kebaya yang umumnya selalu dirancang layaknya second skin dan bermaterial lace atau organdi yang ringan, justru di twist sedemikian rupa oleh TANGAN Privé, bahwa kebaya tak melulu harus membentuk badan namun justru sebaliknya. Begitu pula dengan material bahan yang diaplikasikan, bahwa kebaya saat ini justru menggunakan bahan-bahan yang solid, layak bahan jacquard.

 

Kebaya yang umumnya memberikan kesan feminim, namun berkat mengaplikasikan bahan yang kaku justru memberikan kesan tegas dalam siluetnya. TANGAN Privé disini pun mengedepankan banyak pekerjaan tangan seperti rangakain payet yang disusun sedemikian rupa, yang membentuk motif floral besar dan mengisi bagian muka dari suatu kebaya.

Perjalanan lini ini yang awalnya bernafas dengan spirit muda dan kekinian, semakin menunjukkan perkembangannya dalam beradaptasi dengan jaman. Garis desain yang selalu eksploratif dan jauh dari pakem klasik, kini semakin merangkul apa yang pasar inginkan. Bahwa semakin dewasa suatu jenama , terbukti dari hasil ekplorasinya. Disaat mengawinkan identitas dalam berkreasi dipadankan dengan keinginan publik, maka tentu akan menghasilkan karya yang membuat tepukan TANGAN.