Sebuah karya pada dasarnya lahir dari rangkaian proses panjang beserta kisah di baliknya. Tak jarang, sebuah gagasan kreatif berakar dari pengalaman personal sang seniman sendiri. Hal inilah yang tercermin dalam perjalanan awal Christian Dior yang tumbuh di Villa des Rhumbs, Granville, Normandia, sebuah tempat yang menjadi titik mula inspirasi sekaligus semacam blueprint bagi rumah mode yang beliau dirikan.
Melalui CHRISTIAN DIOR. MEMORIES OF CHILDHOOD, pameran yang digelar di rumah keluarga Dior yang kini telah bertransformasi menjadi Musée Christian Dior, pengunjung diajak menyusuri kembali potongan perjalanan masa kecil sang maestro di rumah tepi laut tersebut. Ratusan arsip yang ditampilkan; mulai dari gaun, parfum, hingga dokumentasi fotografi, menggambarkan bagaimana proses kreatif Christian Dior terbentuk.
.jpg)
Lebih mendalam, pameran ini memperlihatkan berbagai elemen yang kini dikenal identik dengan rumah mode Christian Dior, yang perlahan terangkai dari kenangan masa kecilnya. Selera beliau yang romantis tumbuh bersama sosok sang ibunda yang memiliki apresiasi tinggi terhadap taman dan bunga-bunga. Sementara dari sisi sang ayah, Christian Dior mewarisi semangat entrepreneurship yang membawanya mendirikan maison coutur tersebut pada 1946.

Villa des Rhumbs menjadi semacam surga kecil bagi sang coutourier legendaris. Rumah bergaya belle époque yang didominasi warna pink dan abu-abu tersebut menghadap langsung ke lautan. Dari lantai teratas rumah, Christian Dior dapat memandang Pulau Jersey di Channel Islands, sebuah panorama yang kemudian menumbuhkan beliau menjadi seorang anglophile, pengagum budaya Inggris.
.jpg)
Masa mudanya yang dikelilingi suasana festive beserta memori visual yang begitu indah kemudian diterjemahkan oleh Christian Dior yang memiliki ketertarikan terhadap gaun pesta dan beachwear. Core memory di Granville tersebut turut dirangkum dalam sebuah buku sebagai tribut yang menandai 80 tahun berdirinya maison ini. Lewat kesempatan tersebut, Christian Dior tidak hanya diceritakan sebagai seorang desainer, tetapi juga sebagai sebuah esensi yang terus hidup dalam setiap karya yang dihasilkan oleh para creative director yang melanjutkan warisan kreatif beliau.
Pameran ini sudah dapat dikunjungi hingga 1 November mendatang.
Foto: Dok. Spesial