Membelah Diri

Jika dalam keadaan genting terkadang saya iri kepada amuba, karena ia bisa membelah diri.

Common Sense

 

Menjadi seorang pekerja lepas, dapat dikatakan gampang senang dan gampang pula susah, terutama jika berurusan dengan waktu kerja. Pasalnya beberapa pekerjaan bisa hadir dalam satu waktu, dan dikedua tempat bekerja misalnya membutuhkan kehadiran sosok kita. Maka dapat dibayangkan bagaimana cara membelah diri dalam satu waktu?

 

Sementara jika menolak pekerjaan sama halnya dengan menolak kesempatan. Layaknya sebuah kesempatan yang tidak datang dua kali. Disisi lain income yang diharapkan tersebut untuk mengisi periuk nasi, dalam kata lain untuk melanjutkan hidup. 

 

Berbagai siasat pun dilancarkan untuk meraih keduanya. Plan A hingga plan Z dijabarkan untuk menghindari kekacauan disana-sini. Maka yang tadinya hanya fokus memikirkan konsep pekerjaan saja, menjadi tambah extra pikiran untuk memikirkan jalan alternatif, jikalau siasat A tak berhasil maka siasat B harus diapakan, dan sebagainya.

 

Belum lagi klien yang bolak-balik sibuk menghubungi. Menanyakan ragam printilan yang tak kunjung kelar. Walhasil tak jarang telepon selular ingin dibanting dari genggaman. Cari uang kenapa begini sekali yah?

 

Dalam hati hanya dapat berkata sabar, dan berdoa sekencang dan sekuat tenaga agar dapat bantuan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Namun tentu perasaan harap-harap cemas, tak dapat dibendung. 

 

Mungkin inilah yang disebut dengan proses dari sesuatu itu. Dan pada akhirnya apabila semua sudah usai kita hanya tersenyum dan menjadikan hal tersebut sebagai sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Bahwa tentu ada untungnya kita tidak bisa membelah diri seperti amuba, karena mungkin saja akan membuat kericuhan akibat kehadiran kita disetiap tempat. Misalnya bawahan kita yang tak ingin dimonitor disampingnya ketika sedang bekerja. Atau mungkin setiap manusia dapat menjadi serakah dalam mengambil perkerjaan, dan lain sebagainya.

 

Intinya terkadang kita disudutkan dalam suatu keadaan agar kita dapat naik kelas menajdi orang yang lebih tangguh, sabar dan handal dalam segala kondisi apapun. Setujukan dengan saya! 

 

Opening photo by Monstera Production - Pexels.com